Tampilkan postingan dengan label Info Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Seks. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2012

Kunci Dapatkan Ejakulasi Wanita dengan G-Spot

|0 komentar
Banyak cara untuk memuaskan pasangan dan membuatnya ejakulasi. Salah satunya yaitu dengan menemukan dan memainkan G-Spot si dia.

Jika ingin mendapatkan ejakulasi pada wanita, Anda bisa mencoba trik di bawah ini seperti yang dikutip dari okezone.



Sebelum mulai


Mintalah pada istri untuk buang air kecil terlebih dahulu, sehingga Anda yakin bahwa cairan yang keluar nantinya bukanlah urin.

Berikan stimulasi
Berikanlah pasangan stimulasi dengan cara yang biasa Anda lakukan. Pastikan setiap sel di tubuhnya merasakan sensasi ini, bila tidak, trik ini akan gagal.

Temukan G-spot

Lumuri jari Anda dengan pelumas dan rasakan bagian dalam dinding Miss V. G-spot memiliki tekstur yang berbeda dengan otot Miss V lainnya. Anda akan lebih mudah menemukannya saat pasangan merasa turn on, sebab saat itu dialiri dengan cairan dan darah.

Sentuh G-spot

Fokuslah pada bagian depan dinding Miss V dan jelajahi dengan jari dan pelumas. Tekanlah G-spot dan lihatlah bagaimana reaksinya. Kemungkinan dia akan merasa seperti akan buang air kecil, namun selama dia sudah buang air kecil sebelumnya, hal ini tak akan terjadi

Siap memuaskan pasangan Anda malam ini :)

Sumber: okezone


Selasa, 18 September 2012

6 Tips Mencegah Impotensi

|1 komentar
Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi pada penis dalam waktu yang cukup untuk melakukan aktivitas seksual. Namun dalam masyarakat, disfungsi ereksi lebih dikenal sebagai impotensi.

Masalah ini merupakan momok bagi kaum pria. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan di Asia pada tahun 1995 terdapat sekitar 87 juta pria menderita disfungsi ereksi.

Anda tidak mau kan hal tersebut menimpa Anda maupun pasangan yang Anda sayangi? Berikut ini ada 6 langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya impotensi atau disfungsi ereksi seperti yang dikutip vemale.com

1. Konsumsi Makanan Sehat

Impotensi erat kaitannya dengan kesehatan pembuluh darah, kehidupan seks yang aktif dan sehat memerlukan pembuluh darah dan jantung yang juga sehat. Tersumbatnya aliran darah dan menurunnya kemampuan jantung dapat memperlambat aliran darah menuju penis. Untuk mencegah hal itu, sarankan pasangan Anda untuk mengonsumsi makanan seperti buah-buahan segar, sayur dan biji-bijian. Masukkan juga makanan kaya asam lemak omega 3 yang bisa membuat sistem saraf Anda dan pasangan lebih sehat.

2. Perhatikan Berat Badan

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang memiliki berat badan berlebih memiliki risiko menderita impotensi dua kali lebih besar dibandingkan pria-pria yang memiliki berat badan ideal. Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of American Medical Associationbahwa sepertiga pria yang memiliki masalah impotensi dan menurunkan berat badan akan menghilangkan masalah impotensi. Selain itu, obesitas juga akan menurunkan hormon testosteron (salah satu hormon seks) pada pria.

3. Hati-Hati Penggunaan Obat

Selalu gunakan obat dalam pengawasan dokter, karena kesehatan organ reproduksi bisa mengalami gangguan jika sembarangan mengonsumsi obat. Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Urologymenemukan bahwa pria yang menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti aspirin acetaminophen, ibuprofen, dan celebrex, memiliki kemungkinan lebih mudah mengalami impotensi sebesar 38 persen dibandingkan pria yang tidak mengonsumsi obat-obatan tersebut. Para peneliti percaya bahwa obat-obatan penghilang rasa sakit tersebut dapat menghalangi hormon untuk mengontrol ereksi.

4. Gunakan Niasin

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicinemenemukan bahwa mengonsumsi vitamin B-3 atau niacindosis harian sebanyak 1.500 mg dapat membantu pria menyembuhkan impotensi. Menurut peneliti, niasin adalah cara jangka panjang untuk mengobati impotensi, tidak seperti viagra yang hanya bersifat sementara. "Niasin jauh lebih nyaman," Dr Chi-Fai Ng dari Universitas China Hong Kong dalam sebuah pernyataan. "Anda hanya perlu memakannya sekali sehari, setiap kali Anda inginkan, dan Anda bisa berhubungan intim kapan saja."

5. Olahraga

Jangan pernah bosan dengan tips mengenai olahraga. Ada hubungan yang sangat kuat antara gaya hidup yang sehat dan impotensi. Sebuah penelitian menemukan bahwa olahraga setidaknya berjalan santai 3,2 km setiap hari dapat menurunkan risiko impotensi sebesar 70 persen. Sedangkan latihan aerobik seperti lari, bersepeda dan jalan cepat dapat mencegah impotensi. Tapi berhati-hati dengan sepeda, pastikan tempat duduk pada sepeda nyaman dan ampuh, karena tempat duduk yang keras justru dapat membuat pria mengalami impotensi.

6. Berhenti Merokok!

Bukankah peringatan ini sudah ada di kemasan rokok? Salah satu penyebab utama impotensi berdasarkan penelitian yang dilaporkan pada konferensi American Heart Associationadalah rokok. Pria perokok lebih dari 20 batang setiap hari meningkatkan risiko impotensi sebesar 60 persen dibandingkan pria yang tidak merokok. Stop rokok mulai sekarang, Anda akan menikmati sesi aktivitas intim dengan sensasi yang lebih baik.

sumber: vemale.com

Minggu, 16 September 2012

Ini Dia Posisi Seks Favorit Pria

|2 komentar
Seks merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi suami istri. Dengan seks, hubungan dengan pasangan akan semakin dekat, hangat, dan harmonis.

Tapi jika rutinitas itu dilakukan tanpa variasi, maka akan timbul kebosanan atau kejenuhan. Untuk itu, lakukan variasi dalam berhubungan intim. Pelajari posisi seks yang menjadi favorit wanita atau posisi seks favorit pria.

Berikuti ini posisi-posisi seks favorit pria yang mungkin berguna bagi para istri agar dapat memuaskan pasangan Anda malam ini seperti yang dikutip dari vemale.

Awali dengan missionaris
Memang terdengar standard dan klasik, namun mengawali keintiman dengan posisi misionaris akan membuat Anda dan pasangan jauh merasa lebih dekat. Permainan ini juga bisa memperpanjang session intim Anda, karena tak harus membuang tenaga berlebihan di awal.
Konsentrasi saja pada penetrasi awal dan ciptakan komunikasi tubuh dengan pasangan.

You on top!
Nah, kalau sudah terjalin komunikasi antara tubuhnya dan Anda, kini saatnya berganti posisi. Ambil alih kendali dan ciptakan pemandangan menarik untuknya. Kali ini giliran Anda memberikan hiburan dan membuatnya puas dengan gerakan pinggul Anda.

Reverse cowgirl
Jangan biarkan dia hanya puas dengan posisi klasik saja. Variasikan woman on top dengan memberikan 'remasan' istimewa pada mr. P. Reverse cowgirl juga meningkatkan keintiman pasangan, karena di posisi ini Anda dapat mengendalikan permainan dengan si dia yang bisa berimprovisasi memainkan payudara Anda dari belakang.

Doggie style
Penetrasi akan semakin dalam bila Anda melanjutkannya diengan doggie style. Dengan kecepatan yang bisa diatur, di posisi ini Anda dan pasangan bisa mencapai orgasme.

Standing up
Jika memang doggie style dirasa belum cukup membawa Anda dan pasangan menuju klimaks, maka raih klimaks dengan posisi standing up. Sangat perlu diperhatikan bahwa posisi ini baiknya tidak dilakukan di kamar mandi atau di atas lantai yang licin. Posisi spontan ini bisa dilakukan setelah Anda mencapai orgasme berulang-ulang.

Tapi perlu diketahui, setiap orang kadang mempunyai posisi favoritnya masing-masing. Komunikasi dengan pasangan Anda. Posisi apa yang menjadi favoritnya dan langsung lakukan.

Selamat mencoba, ya :)


vemale

Kamis, 13 September 2012

Posisi Bercinta untuk Penis "Imut"

|0 komentar
Kebanyakan pria merasa bangga dengan ukuran penisnya yang besar, padahal jangan terlalu merisaukan soal ukuran. Karena, kepuasan dalam berhubungan intim tidak ditentukan oleh besar kecilnya ukuran Mr.P tapi banyak faktor yang menyertainya, seperti posisi dalam bercinta.

Ada yang berpendapat bahwa ukuran penis yang besar dikaitkan dengan kepuasan seksual hanyalah mitos. Faktanya ada dua jenis ukuran Mr. P.  Pertama adalah tipe grower yaitu yang membesar dan memanjang saat ereksi  dan yang kedua adalah tipe shower yang sudah besar dari awal sehingga sewaktu ereksi tidak terlihat pertambahannya.

Berikut ini beberapa tips agar hubungan seksual lebih nyaman dan memuaskan.
  1. Pria yang merasa penisnya "imut", posisi yang dapat dilakukan yaitu melakukan posisi dari belakang (doggy-style) dengan posisi kepala wanita lebih rendah dari bokong. Posisi ini akan memberi sensasi penuh,
  2. Posisi yang lain yang dapat dicoba adalah wanita di atas (women on top) dimana ia bisa mengontrol tekanan pada bagian dinding vagina (area g-spot). 
  3. Untuk posisi klasik, seperti posisio misionari, disarankan agar meletakkan bantal di bawah bokong wanita.
  4. Untuk pria yang merasa alat vitalnya berukuran di atas rata-rata juga diperlukan variasi dalam bercinta. Walaupun ukuran penis besar banyak menjadi dambaan pria, namun sebenarnya banyak wanita yang mengeluh merasa kesakitan ketika berhubungan. Anda dapat memilih posisi yang tidak menyebabkan penetrasi terlalu dalam seperti wanita di atas. Untuk posisi lainnya, pastikan saja tubuh pria tidak terlalu rapat dengan pasangannya.

Disfungsi Ereksi

|0 komentar
Selain ejakulasi dini, disfungsi ereksi juga merupakan bentuk gangguan fungsi seksual pada laki-laki. Disfungsi ereksi merupakan masalah yang umum dimana seorang pria merasa kesulitan menjaga ereksi penisnya pada waktu hubungan intim.

Disfungsi ereksi dapat berupa penis yang tidak cukup keras atau tidak dapat mempertahankan ereksi  cukup lama ketika melakukan hubungan seksual. Dampak yang dapat dirasakan dari masalah disfungsi ereksi ini adalah terganggunya keharmonisan rumah tangga.

Seorang pria dikatakan mengalami disfungsi ereksi ketika dia kesulitan mempertahankan ereksi secara terus menerus mengalaminya sampai enam bulan atau lebih

Disfungsi ereksi dapat terjadi pada pria di semua usia, baik muda maupun tua. Tapi pada umumnya masalah ini sering terjadi pada pria setengah baya atau tua. Diperkirakan hanya dua persen pria berusia 30-an yang mengalaminya, sedangkan setengah dari pria berusia 60-70 tahun mengalaminya.

Disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor fisik dan psikologis, atau gabungan dari keduanya. Sekitar 60-80% kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor fisik.

Faktor fisik biasanya disebabkan oleh inflamasi prostat, penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, diabetes, anemia, tuberculosis, pneumonia, dll. Penyebab lainnya bisa karena ganguan hormonal maupun mengkonsumsi obat tertentu dalam jangkan panjang.

Sedangkan faktor psikologis berasal dari dalam diri si pria sendiri. Banyak yang merasa gagal sebagai lelaki ketika daya seks nya melemah. Hal tersebut diperparah dengan perasaan cemas dan stress  yang menyertainya. 

Faktor psikologis bisa disebabkan oleh kurang percaya diri, kurangnya hasrat seksual, cemas, depresi, stress, konflik rumah tangga, dll.

Kebanyakan kasus disfungsi ereksi dapat disembuhkan, semakin cepat ditangani  semakin tinggi kemungkinan untuk sembuh. Cuman sayangnya, banyak pria yang enggan memeriksakan dirinya ke seksolog atau urolog karena malu atau alasan lainnya.

Penanganan terhadap faktor fisik bisa dimulai dengan memperbaiki penyakit yang mendasarinya. Pada beberapa penyakit kronis, yang dapat dilakukan hanyalah memperbaiki kondisi, tidak sepenuhnya memulihkan.

Untuk pengobatan disfungsi ereksi  yang disebabkan oleh factor psikologis pasien memerlukan terapi atau konseling dengan terapis.