Minggu, 16 September 2012

5 Tips Mencegah Sakit Punggung Saat Hamil

|0 komentar
Masa kehamilan merupakan masa yang menyenangkan sekaligus masa yang berat bagi seorang ibu, khusunya bagi ibu muda. Karena, seiring bertambahnya usia kehamilan, maka semakin berat beban yang harus ditopang. Jadi, janganlah heran jika ada ibu hamil yang pernah mengalami sakit punggung ketika sedang mengandung.

Tapi jangan khawatir, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin berguna dan bisa dicoba bagi ibu hamil agar bisa terhindar dari masalah sakit atau pegal pada punggung seperti yang dilansir oleh vemale

1. Lakukan Kegiatan Fisik
Dalam kondisi kehamilan yang sehat, Anda bisa melakukan banyak aktivitas seperti saat sebelum hamil, tentu saja dengan batasan-batasan tertentu. Biarkan tubuh Anda bergerak melakukan berbagai kegiatan ringan, misalnya memasak, jalan santai saat sore atau pagi hari dan berbagai aktivitas fisik ringan yang membuat tubuh bergerak.

2. Duduk Dengan Posisi Tepat
Jika Anda bekerja di kantor dan harus duduk dalam waktu yang lama, pastikan kursi Anda cukup nyaman. Kursi harus menopang pinggul hingga seluruh punggung. Jika kursi kantor dirasa tidak nyaman, bawa bantal dengan ketebalan yang nyaman untuk Anda sebagai penyangga.
Pastikan kaki Anda berpijak pada lantai atau berada pada pijakan meja dengan nyaman. Jangan pernah duduk sambil menyilangkan kaki atau menopang satu kaki di atas kaki yang lain. Sesekali (sekitar 30 menit sekali) berdirilah dan berjalan sebentar di sekitar kantor agar punggung Anda tidak pegal.

3. Ganti Posisi Perlahan
Dimulai sejak kehamilan masih kecil, biasakan untuk berpindah posisi dengan gerakan perlahan. Ketika Anda sedang duduk dan akan berdiri, lakukan perlahan. Demikian juga saat Anda akan duduk. Gerakan yang pelan akan membuat punggung Anda nyaman dan tidak tersentak. Demikian juga saat melakukan kegiatan lain, lakukan perlahan.

4. Hindari Membungkuk
Ibu hamil tidak disarankan membungkuk, apalagi membungkuk sambil mengangkat atau membawa barang. Beban pada perut akan menarik punggung sehingga bisa mengakibatkan nyeri bahkan cedera. Jika Anda ingin mengambil barang yang terjatuh di lantai atau mengangkat barang (yang ringan sekalipun), usahakan tidak membungkuk. Lebih baik tekuk kedua lutut Anda hingga tubuh merendah, ambil barang, lalu luruskan kembali lutut.

5. Memakai Penopang Punggung
Jika Anda ingin mencegah nyeri punggung dan menjaga postur tubuh tetap sehat saat kehamilan, Anda bisa memakai penopang punggung khusus untuk ibu hamil. Penopang tersebut bisa berupa bebat khusus untuk bagian punggung dan perut (bisa Anda beli di apotik atau toko perlengkapan ibu hamil), termasuk bra dan celana dalam khusus ibu hamil. Sesekali, minta bantuan suami untuk memberi pijatan ringan di bagian punggung Anda.

Semoga bermanfaat dan semoga kehamilan Anda lancar dan nyaman :)


sumber

Jumat, 14 September 2012

Benarkah Bayi Lahir Normal, IQ-nya Lebih Tinggi?

|2 komentar
Proses persalinan bisa terjadi secara normal maupun caesar. Kalau diamati, sebagian wanita ingin melahirkan secara normal, sebagian lagi harus caesar karena sesuatu hal, bahkan ada beberapa lagi ingin melahirkan caesar walaupun bisa melahirkan normal.

Info ini mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan dan pengetahuan bagi Anda, khususnya ibu hamil, yang dikutip dari vemale.

Penelitian terbaru dari Yale University, AS, menyatakan bahwa bayi yang terlahir secara normal kemungkinan besar memiliki tingkat intelejensia (IQ) yang lebih tinggi, dibandingkan dengan bayi yang lahir melalui operasi sesar.

Menurut para ilmuwan, saat ibu menjalani proses persalinan secara normal, secara bersamaan otak bayi akan meningkatkan kadar protein yang bernama UCP2. Protein ini dapat membantu meningkatkan intelejensia bayi, seiring bertambahnya usia mereka.

Protein UCP2 pada bayi yang terlahir secara normal, dapat membantu mengembangkan daya ingat mereka. Menurut para ilmuwan ini, daya ingat adalah komponen penting pada intelegensia manusia, sebagaimana dilansir dari DailyMail.

Penemuan ini terungkap, setelah para ilmuwan melakukan penelitian terhadap beberapa bagian otak hippocampal pada beberapa ekor bayi tikus, yang terlahir secara normal dan secara sesar. Para peneliti menyimpulkan bahwa bayi tikus yang terlahir melalui operasi sesar, memiliki kadar protein UCP2 yang lebih rendah. Hasilnya, saat dewasa, tikus ini mengalami gangguan perilaku.

Protein ini juga memiliki keunggulan untuk membantu meningkatkan peluang menyusui untuk bayi yang baru lahir.

Secara bersamaan penemuan ini juga menimbulkan kontroversi mengenai proses persalinan sesar. Dikatakan bahwa proses kelahiran secara sesar dapat meningkatkan risiko pendarahan dalam dan dapat memicu masalah reproduksi pada ibu sesudahnya.

Seorang peneliti yang hasil penelitiannya disiarkan pada jurnal kesehatan PLoS ONE, Dr Tamas Horvath, mengatakan bahwa penemuan tersebut mengungkap peranan penting protein UCP2 pada perkembangan sirkuit otak bayi yang terkait dengan perilaku.

"Meningkatnya prevalensi ibu bersalin secara sesar, dipicu oleh rasa nyaman yang mereka harapkan, dibandingkan dengan pentingnya efek jangka panjang yang berpengaruh pada perkembangan otak bayi serta fungsinya," ujar Horvarth.

Dia menambahkan, bahwa proses kelahiran secara normal memicu ekspresi protein UCP2 di dalam otak.

"Ekspresi UCP2 ini hilang saat tikus dilahirkan melalui proses bersalin secara sesar," kata Horvarth.
UCP2 yang hilang, dapat menghambat kerja otak terutama hippocampal, yang terkait dengan perilaku saat seseorang beranjak dewasa.


source: vemale.com

Jika Keputihan Datang

|1 komentar
Jika Keputihan Datang. Jika mengalami keputihan, sebaiknya jangan menganggap enteng. Memang, gejala keputihan yang normal biasanya dikaitkan dengan fungsi kelenjar di sekitar vagina, mulut rahim, maupun bagian dalam rahim yang menjadi lebih aktif yang diakibatkan hormon.

Keputihan normal biasanya terjadi pada dua minggu setelah haid. Selain itu, ketika seorang wanita dalam kondisi terangsang secara seksual, maka produksi lendir vagina meningkat yang akan membuat vagina menjadi lembab, sehingga memudahkan proses hubungan seksual dan mencegah terjadinya iritasi pada vagina akibat gesekan.

Keputihan dapat berguna untuk membersihkan kotoran yang mungkin menempel di vagina. Jadi, normal jika vagina agak basah. Oia, keputihan juga bisa menjadi tanda bagi kesuburan seorang wanita.

Keputihan yang normal dapat mempunyai ciri jernih seperti putih telur, tidak gatal atau pun bau. Tapi jika lendir tampak lebih kental, berwarna putih susu, hijau kekuningan (seperti nanah), dan mempunyai bau tak sedak serta rasa gatal, maka dapat dikatakan kondisi keputihan nya tidak normal lagi.

Keputihan penyakit disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, maupun virus. Anda harus hati-hati ketika keputihan tak kunjung sembuh. Jangan dibiarkan, apalagi keputihan sering dikaitkan dengan kanker rahim. Segera berobat dan konsultasikan dengan dokter ahlinya.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Slogan itu terdengar klasik tapi benar adanya. Untuk mencegah keputihan penyakit, maka perlu diperhatikan tentang kebersihan, baik itu kebersihan lingkungan, kamar mandi, WC, pakaian dan juga vagina itu sendiri.

Selalu keringkan alat kelamin ketika berkeringat atau setelah buang air menggunakan handuk atau tisu. Dan perlu diketahui, dianjurkan cebok dari arah depan ke belakang untuk mencegah infeksi dari mikro organisme yang berasal dari anus atau dubur.

Dan jika menggunakan WC umum (jika sedang berpergian), usahakan jangan cebok dengan air tergenang (di dalam bak). Pakailah air mengalir dari kran, karena hal tersebut dikhawatirkan air tersebut sudah terkontaminasi dengan jamur candida

Jika yang sudah menikah, hindari hubungan seksual sampai keputihan hilang, dan jika menderita diabetes, usahakan agar gula tetap normal

Pilihlah sabun yang bebas parfum, alcohol, dan bahan kimia agar keseimbangan alami daerah Miss V tetap terjaga.

Sekali lagi, jangan anggap enteng keputihan, karena berbagai penyakit berbahaya seputar rahim bisa timbul karenanya,  seperti penyakit radang panggul, kehamilan di luar kandungan maupun persalinan prematur dan kelahiran bayi dengan berat lahir rendah sampai kepada kanker rahim.

Kamis, 13 September 2012

Posisi Bercinta untuk Penis "Imut"

|0 komentar
Kebanyakan pria merasa bangga dengan ukuran penisnya yang besar, padahal jangan terlalu merisaukan soal ukuran. Karena, kepuasan dalam berhubungan intim tidak ditentukan oleh besar kecilnya ukuran Mr.P tapi banyak faktor yang menyertainya, seperti posisi dalam bercinta.

Ada yang berpendapat bahwa ukuran penis yang besar dikaitkan dengan kepuasan seksual hanyalah mitos. Faktanya ada dua jenis ukuran Mr. P.  Pertama adalah tipe grower yaitu yang membesar dan memanjang saat ereksi  dan yang kedua adalah tipe shower yang sudah besar dari awal sehingga sewaktu ereksi tidak terlihat pertambahannya.

Berikut ini beberapa tips agar hubungan seksual lebih nyaman dan memuaskan.
  1. Pria yang merasa penisnya "imut", posisi yang dapat dilakukan yaitu melakukan posisi dari belakang (doggy-style) dengan posisi kepala wanita lebih rendah dari bokong. Posisi ini akan memberi sensasi penuh,
  2. Posisi yang lain yang dapat dicoba adalah wanita di atas (women on top) dimana ia bisa mengontrol tekanan pada bagian dinding vagina (area g-spot). 
  3. Untuk posisi klasik, seperti posisio misionari, disarankan agar meletakkan bantal di bawah bokong wanita.
  4. Untuk pria yang merasa alat vitalnya berukuran di atas rata-rata juga diperlukan variasi dalam bercinta. Walaupun ukuran penis besar banyak menjadi dambaan pria, namun sebenarnya banyak wanita yang mengeluh merasa kesakitan ketika berhubungan. Anda dapat memilih posisi yang tidak menyebabkan penetrasi terlalu dalam seperti wanita di atas. Untuk posisi lainnya, pastikan saja tubuh pria tidak terlalu rapat dengan pasangannya.

Disfungsi Ereksi

|0 komentar
Selain ejakulasi dini, disfungsi ereksi juga merupakan bentuk gangguan fungsi seksual pada laki-laki. Disfungsi ereksi merupakan masalah yang umum dimana seorang pria merasa kesulitan menjaga ereksi penisnya pada waktu hubungan intim.

Disfungsi ereksi dapat berupa penis yang tidak cukup keras atau tidak dapat mempertahankan ereksi  cukup lama ketika melakukan hubungan seksual. Dampak yang dapat dirasakan dari masalah disfungsi ereksi ini adalah terganggunya keharmonisan rumah tangga.

Seorang pria dikatakan mengalami disfungsi ereksi ketika dia kesulitan mempertahankan ereksi secara terus menerus mengalaminya sampai enam bulan atau lebih

Disfungsi ereksi dapat terjadi pada pria di semua usia, baik muda maupun tua. Tapi pada umumnya masalah ini sering terjadi pada pria setengah baya atau tua. Diperkirakan hanya dua persen pria berusia 30-an yang mengalaminya, sedangkan setengah dari pria berusia 60-70 tahun mengalaminya.

Disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor fisik dan psikologis, atau gabungan dari keduanya. Sekitar 60-80% kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor fisik.

Faktor fisik biasanya disebabkan oleh inflamasi prostat, penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, diabetes, anemia, tuberculosis, pneumonia, dll. Penyebab lainnya bisa karena ganguan hormonal maupun mengkonsumsi obat tertentu dalam jangkan panjang.

Sedangkan faktor psikologis berasal dari dalam diri si pria sendiri. Banyak yang merasa gagal sebagai lelaki ketika daya seks nya melemah. Hal tersebut diperparah dengan perasaan cemas dan stress  yang menyertainya. 

Faktor psikologis bisa disebabkan oleh kurang percaya diri, kurangnya hasrat seksual, cemas, depresi, stress, konflik rumah tangga, dll.

Kebanyakan kasus disfungsi ereksi dapat disembuhkan, semakin cepat ditangani  semakin tinggi kemungkinan untuk sembuh. Cuman sayangnya, banyak pria yang enggan memeriksakan dirinya ke seksolog atau urolog karena malu atau alasan lainnya.

Penanganan terhadap faktor fisik bisa dimulai dengan memperbaiki penyakit yang mendasarinya. Pada beberapa penyakit kronis, yang dapat dilakukan hanyalah memperbaiki kondisi, tidak sepenuhnya memulihkan.

Untuk pengobatan disfungsi ereksi  yang disebabkan oleh factor psikologis pasien memerlukan terapi atau konseling dengan terapis.

Rabu, 12 September 2012

Hubungan Seks dan Diabetes

|0 komentar
Hubungan Seks dan Diabetes. Selain faktor psikologis, kehidupan seksual dipengaruhi juga oleh faktor fisik seseorang. Orang yang menderita penyakit tertentu seperti diabetes, memiliki resiko besar menghadapi gangguan kehidupan seksualnya.

Seperti yang dikutip dari kompas,bahwa penelitian menunjukkan, dua puluh lima persen dari semua perempuan dengan diabetes dan sekitar 50 persen pria akan mengalami beberapa jenis masalah seksual atau hilangnya gairah seksual sebagai akibat dari kondisi mereka.

Pada pria

Jangka panjang diabetes pada pria bisa menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, yang terlibat dalam proses ereksi kompleks. Hal ini berarti pria dengan diabetes mungkin menderita disfungsi ereksi (DE) dan tidak mampu untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Sebanyak sepertiga dari pria dengan diabetes pada akhirnya akan mengalami impotensi.

Bahkan, beberapa pria baru mengetahui bahwa mereka mengidap diabetes ketika mereka mencari pengobatan terkait masalah disfungsi ereksi mereka.  Namun Anda tidak perlu cemas, hal ini dapat di atasi dengan mengatur pola diet yang tepat dan ditunjang dengan konsumsi obat-obatan atau insulin.

Pada perempuan

Sejumlah wanita dengan diabetes dapat menderita vaginitis berulang (radang vagina), yang biasanya disebabkan jamur infeksi. Kondisi ini akan membuat hubungan seks terasa tidak nyaman dan menyakitkan. Bahkan pada beberapa perempuan, mungkin akan mengalami gatal atau sensasi seperti terbakar, dan keluarnya cairan putih.

Perempuan dengan diabetes juga bisa mendapatkan sistitis berulang - salah satu penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK). Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa perempuan dengan diabetes cenderung memiliki masalah dengan gairah, dan klitoris (pusat saraf seks pada perempuan) mungkin tidak merespon rangsangan dengan cara yang biasa.

Mungkinkah berhubungan seks setelah mengidap diabetes?
Jika Anda merasa diabetes menyebabkan masalah dengan kehidupan seks Anda, segera konsultasikan hal ini dengan dokter.Biasanya, dokter akan mencoba mencari tahu apakah masalah seksual tersebut disebabkan oleh cacat pada saraf atau sistem sirkulasi akibat diabetes, atau apakah lebih karena faktor psikologis. Seringkali perbedaan ini sulit untuk dikelompokan.

Dalam kasus apapun, ketika problem disfungsi seksual mulai terjadi secara teratur dan cenderung memburuk, maka faktor psikologis akan terlibat di dalamnya.

Pria yang mengidap diabetes dan impotensi dapat dibantu dengan obat-obatan yang diresepkan dokter seperti sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis) dan vardenafil (Levitra). Namun, jika hasil tes menunjukkan bahwa sistem saraf Anda belum rusak oleh diabetes, dan tidak ada masalah peredaran darah yang terkait, maka sebenarnya Anda tidak mengalami masalah dengan kehidupan seksual. Dibutuhkan dukungan dari pasangan dan dokter untuk mengatasi kondisi ini.

sumber: health.kompas.com

Cara Merawat Payudara Semasa Hamil

|0 komentar
Ibu hamil (bumil) yang usia kehamilannya sudah mencapai 5 bulan, diharuskan melakukan perawatan payudara untuk persiapan menyusui.

Perawatan payudara tersebut bisa dilakukan saat mandi maupun setelah mandi. Berikut ini caranya.

1.      Setelah dibersihkan, oleskan dengan baby oil.
2.      Lakukan pemijatan disekeliling payudara dengan kedua tangan searah jarum jam, kemudian berbalik berlawanan dengan jarum jam.
3.      Melakukan pemijatan dari bawah menuju putting (bukan memijat putting).
4.      Mengetuk-ketuk payudara dengan ruas jari untuk memperlancar peredaran darah di payudara
5.      Membersihkan putting menggunakan kapas dan bay oil, lalu bersihkan payudara dan putting dengan air hangat, kemudian air dingin dan keringkan dengan handuk.
6.      Lakukan pemijatan secara rutin.

Semoga bermanfaat artikel Cara Merawat Payudara Semasa Hamil ini.

Penyakit Kista Pada Wanita

|0 komentar
Secara keseluruhan, struktur tubuh wanita lebih kompleks daripada struktur tubuh pria. Demikian pula organ vital dan penyakit yang mungkin di deritanya, misalnya penyakti kista

Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam ovarium (indung telur) wanita. Kebanyakan kista tidak berbahaya. Namun, beberapa dapat menimbulkan masalah, mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius, seperti: terlilitnya batang ovarium, gangguan kehamilan, infertilitas hingga kanker endometrium. 


Perbedaan Kista dengan Mioma

Kista berbeda dengan mioma. Kista berbentuk cairan, sedangkan mioma berbentuk massa solid (tumor). Kista biasanya tumbuh dalam ovarium (indung telur) wanita, sedangan mioma pada dinding rahim wanita. Pada kenyataannya, seorang wanita bisa mengalami baik kista maupun mioma secara bersamaan.

Bagaimana Kista Terbentuk

Wanita normal biasanya memiliki dua ovarium seukuran kenari di sisi kiri & kanan rahim. Masing-masing ovarium menghasilkan satu telur yang terbungkus dalam folikel (kantong). Ketika telur keluar, hormon estrogen akan memberi sinyal kepada rahim. Pada gilirannya, lapisan rahim mulai menebal dan mempersiapkan pembuahan telur oleh sperma (kehamilan). Bila telur tidak dibuahi, maka seluruh isi rahim akan dikeluarkan dalam bentuk haid bulanan.

Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil ( lebih kecil dari 4 cm). Ini normal terjadi dan biasanya terjadi pada salah satu ovarium. Kondisi ini disebut sebagai kista fungsional, biasanya akan hilang dengan sendirinya, dan tidak perlu diobati.


 

 Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kista Corpus Luteum:
Jenis ini, adalah yang paling umum terjadi, biasanya tidak ada gejala dan dapat berukuran 2-6 cm diameternya. Pada saat telur keluar dari ovarium ke rahim, maka folikel dapat terkunci dan terisi darah ataupun cairan. Inilah yang membentuk kista jenis ini. Bilamana ukurannya membesar dan menyebabkan batang ovarium terlilit (twisted), dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, dan memerlukan tindakan operasi.

Kista hemorrhagic:
Yaitu timbulnya perdarahan dalam kista fungsional. Gejalanya biasanya kram perut.

Kista dermoid:
Jenis ini biasanya menyerang wanita berusia lebih muda dan dapat tumbuh besar (15 cm) dan berisi tidak hanya cairan, tapi juga lemak, rambut, jaringan tulang ataupun tulang rawan. Jenis ini dapat meradang dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlilit (torted/twisted).

Kista Endometrium:
Disebut juga endometriosis. Jenis ini terjadi ketika jaringan lapisan rahim (endometrial) hadir dalam ovarium wanita. Biasanya berisi darah kecoklatan, dan ukurannya berkisar antara 2 cm hingga 20 cm. Karakteristiknya: menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa, dan mengganggu kesuburan (fertilitas).

Kistadenoma:
Yaitu bila tumor terbentuk dari jaringan ovarium. Tumor jenis ini biasanya berisi cairan dan dapat berukuran sangat besar, bahkan hingga 30cm atau lebih diameternya.

Polycystic-appearing ovary:
Yaitu suatu kondisi dimana kista-kista kecil terbentuk disekeliling luar ovarium. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita normal, maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin.

Sindrom Polisistik Ovari (Polycystic Ovarian Syndrom - PCOS):
PCOS adalah kondisi dimana ditemukan banyak kista dalam ovarium. Hal ini terjadi karena ovarium memproduksi hormone androgen secara berlebihan, dan bisa terjadi karena faktor genetic (diturunkan).

PCOS dapat memiliki gejala seperti: bulu lebat tumbuh, wajah berjerawat, ataupun gangguan siklus haid. Komplikasinya dapat berupa meningkatnya resiko penyakit jantung, kolesterol, Diabetes Mellitus tipe 2 maupun tekanan darah tinggi sebagai akibat resistansi insulin. Selain itu juga dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode haid > 60 hari.

Penyakit PCOS ini, juga seringkali diasosiasikan dengan infertilitas, meningkatnya resiko keguguran & komplikasi kehamilan, dan perdarahan di luar siklus haid.

Sayangnya, penyakit ini sangat lazim terjadi, yaitu menimpa sekitar 4-7% wanita usia reproduksi.
 

Penyebab Kista Ovarium
Beberapa faktor resiko berkembangnya kista ovarium, adalah wanita yang biasanya memiliki:

  • riwayat kista ovarium terdahulu
  • siklus haid tidak teratur
  • perut buncit
  • menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
  • sulit hamil
  • penderita hipotiroid
  • penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen).

Gejala dan Diagnosa Kista Ovarium
Kista ovarium biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak sengaja terdeteksi melalui USG saat pemeriksaan rutin kandungan. Namun, beberapa orang dapat mengalami gejala ini:

  • kram perut bawah atau nyeri panggul yang timbul tenggelam dan tiba-tiba menusuk
  • siklus haid tidak teratur
  • perut bawah sering terasa penuh atau tertekan
  • Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga ke pinggang belakang
  • Nyeri panggul setelah olahraga intensif atau senggama
  • Sakit atau tekanan yang menyertai saat berkemih atau BAB
  • Mual dan muntah
  • Rasa nyeri atau keluarnya flek darah dari vagina

Biasanya wanita baru memeriksakan diri ke dokter bila rasa sakit sudah tak tertahankan, pingsan, ataupun mengalami perdarahan yang luar biasa hebat hingga lemas/anemia.

Dokter spesialis kandungan (Obsgyn), biasanya akan melakukan test mulai dari USG, CT Scan, test darah, seperti CA125 - ovarium tumor marker test, ataupun test kehamilan untuk mendeteksi kehamilan anggur.

Pengobatan Kista Ovarium
Studi menemukan bahwa penggunaan kontrasepsi oral (pil KB) dapat menurunkan resiko terkena kista ovarium, karena mencegah ovarium memproduksi telur.

Kista berukuran besar dan menetap setelah berbulan-bulan biasanya memerlukan operasi pengangkatan. 


Selain itu, wanita menopause yang memiliki kista ovarium juga disarankan operasi pengangkatan untuk meminimalisir resiko terjadinya kanker ovarium. Wanita usia 50-70 tahun memiliki resiko cukup besar terkena kanker jenis ini.

Bila hanya kista-nya yang diangkat, maka operasi ini disebut ovarian cystectomy. Bila pembedahan mengangkat seluruh ovarium termasuk tuba fallopi, maka disebut salpingoo-ophorectomy.

Faktor-faktor yang menentukan tipe pembedahan, antara lain tergantung pada: usia pasien, keinginan pasien untuk memiliki anak, kondisi ovarium dan jenis kista.

Kista ovarium yang menyebabkan posisi batang ovarium terlilit (twisted) dan menghentikan pasokan darah ke ovarium, memerlukan tindakan darurat pembedahan (emergency surgery) untuk mengembalikan posisi ovarium.

Langkah Pengobatan Alternatif Kista Ovarium
Untuk benar-benar bebas dari kista, seorang wanita perlu menjaga berat badan (tidak gemuk di daerah perut), diet sehat (mengurangi konsumsi daging) dan rajin berolah-raga.

Kista dan Kehamilan
Kista ovarium berukuran kecil biasanya tidak membahayakan janin dan tidak beresiko menimbulkan komplikasi kehamilan.

Kista ovarium berukuran besar (6-8 cm) dapat menimbulkan masalah bagi ibu hamil. Kadang-kadang, kista ini tumbuh pada batang yang memutar dan pecah, menyebabkan rasa sakit pada Ibu. Meskipun substansi yang pecah ini tidak membahayakan pertumbuhan janin, namun rasa sakit yang luar biasa dapat memicu kelahiran prematur ataupun keguguran.

Dokter biasanya akan memberikan obat pereda sakit yang aman bagi Ibu dan janin sambil terus mengamati perilaku kista. Biasanya kista mengecil dan menghilang dengan sendirinya pada trimester kedua kehamilan. Bila tidak juga ada tanda-tanda mengecil ataupun pecah, operasi pembedahan mungkin disarankan. 


Source:http://www.cancerhelps.com/kista.htm

Sumber-sumber Vitamin C Selain Jeruk

|0 komentar
Selain jeruk, ada beberapa bahan makanan lain yang banyak mengandung vitamin C, baik itu sayuran ataupun buah-buahan.
Berikut ini 10 sumber vitamin C yang baik untuk kesehatan selain jeruk.

1. Pepaya
Satu buah pepaya ukuran kecil sekitar 157 gram memiliki 95,6 miligram vitamin C. Secangkir pepaya yang dihaluskan memiliki 140 miligram. Pepaya memiliki kandungan vitamin A tinggi, kaya folat dan serat.

2. Paprika merah
Satu cangkir isi paprika merah yang telah diiris memiliki 190,3 miligram vitamin C. Pada paprika hijau memiliki 119,8 miligram.

3. Brokoli
Satu porsi brokoli sekitar 148 gram mengandung 132 miligram vitamin C

4. Kubis
Dua cangkir kubis memiliki 160,8 miligram vitamin C. Bahan sayuran ini kaya vitamin A, C, dan K, serta fitonutrien dan serat.

5. Stroberi
Satu porsi stroberi 147 gram memiliki 86,5 miligram vitamin C

6. Kiwi
Satu porsi buah kiwi memiliki kandungan vitamin C sebanyak 137,2 miligram

7. Kembang kol
Satu kepala kecil kembang kol dengan diamete empat inci memiliki 127,7 miligram vitamin C

8. Mini kol (brussels sprouts)
Brussels sprouts memiliki 48,4 miligram vitamin c. Sayuran ini kaya riboflavin, zat besi, mangesium, vitamin A dan kaya serat.

9. Ubi jalar
Ubi jalar tidak memiliki vitamin C sebanyak jeruk. Tapi, bahan makanan ini bisa dipertimbangkan karena satu ubi jalar besar mengandung 35,3 miligram vitamin C.

10. Blewah
Sama seperti ubi jalar, Blewah juga tidak memiliki vitamin C sebanyak jeruk. Satu porsi blewah memiliki 49,2 miligram vitamin C. (sumber: health.kompas.com)